Senin, 14 Februari 2011

HARU BIRU CINTA LALU #Cerpen Part 2

oleh Widianto Ahmad pada 14 Februari 2011 jam 11:33Tak kupahami, sampai detik ini, setiap kali terlintas bayangmu, penyesalan ini terus bergejolak, kian hari kian membuncah. Sampai kucoretkan tulisan ini, tak terbendung rasanya. Maaf jika sikapku selama ini membuatmu kecewa. Perhatian dan kasih sayangmu kadang kubalas dengan sikap dinginku. Sungguh, mengerti betul maksud dan tujuanmu saat itu. Air matamu tak sempat aku seka, surat-surat dan puisi-puisi indahmu tak sempat aku balas. Terlena dengan perasaan-perasaan yang sebenarnya absurd, tidak jelas, atau terlalu naif mungkin, terkesan egois memang. Delapan tahun lamanya tak mendengar kabarmu, rasa-rasanya ada sesuatu yang sangat berharga hilang dalam diriku, seseorang yang tanpa kusadari...

Sabtu, 12 Februari 2011

Pertanyaan seputar Demokrasi

Teringat 3 tahun silam ketika saya baru masuk kuliah, mengikuti innagurasi fakultas. Saat itu digelar diskusi dan tanya jawab seputar keorganisasian antara mahasiswa baru, senior, alumni, dosen-dosen, kaprodi dan dekan. Berbagai argumen dan diskusi berat yang di lontarkan dari masing-masing kubu, saling adu pendapat dan solusi tentunya.Tiba saatnya sesi mengajukan pandangan atas wacana-wacana yang di berikan kaprodi dan dekan, saya masih ingat saat itu bertemakan Demokrasi Organisasi.Giliran saya mengajukan pertanyaan kepada dekan, berikut liputannya:Saya : "Menurut pandangan bapak, sejauh mana manfaat media massa dalam pengaruhnya terhadap Demokrasi Pemerintahan saat ini?, saya ambil contoh acara yang belakangan marak bagi mahasiswa dan orang-orang...

Surat untuk Presiden

Selamat malam menjelang pagi Bapak Presiden Pemimpin Bangsa, Semoga surat ini tidak mengganggu tidur lelapmu, semoga selimut mewahmu selalu menghangatkanmu dari dinginnya malam, semoga alunan musik klasik kamarmu tidak mengganggumu dari jeritan dan pekikan rakyatmu yang kelaparan. Terlalu lancang apabila rakyat jelata seperti saya datang tengah malam, mengetuk pintu mengganggu tidurmu dan hanya ingin berbincang, membicarakan kegelisahan ini. Dengan segala kerendahan hati, saya mencoba untuk mencurahkannya melalui selembar surat kotor ini. Percayalah dibalik tidur lelapmu, ada sebagian dari rakyatmu yang tidak bisa tidur. Terlalu takut menghadapi hari esok, terlalu takut menghadapi segala kebijakan dan kekuasaanmu. Tidak berani menebak-nebak,...

Page 1 of 1312345Next
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes